Seorang anak dan ayahnya sedang berjalan diatas gunung. Tiba tiba, anaknya terjatuh, Dia terluka dan berteriak : "AAAhhhhhhhhhhhhhh!!!!!!!." Tetapi Ia sangat kaget mendengar ada suara pantulan dari gunung sebelah."AAhhhhhhhhhhhhhhh!!!!!!!."
Dengan penuh rasa penasaran, diapun kembali berteriak : "Siapa kamu?" Diapun menerima kembali jawaban yang sama : Siapa kamu?" dan kemudian dia berteriak ke gunung itu: "Saya mengagumimu!" dan suara itupun kembali : "Saya mengagumimu!."
Dengan muka marah pada jawaban itu, dia berteriak : "Penakut" Dia masih menerima jawaban yang sama, "Penakut!."
Dia menatap ayahnya dan bertanya : "Apa yang sedang terjadi?" Ayahnya sembari tersenyum dan berkata : "Sayang, perhatikan." Kembali ayah akan berteriak : "Kamu Juara." Diapun menerima jawaban yang sama : "Kamu Juara."
Anak ini kembali kaget dan tidak mengerti mengapa itu bisa terjadi, kemudian Ayahnya menjelaskan bahwa itulah yang disebut dengan ECHO (Gema suara), tetapi itulah sesungguhnya hidup.
Segalanya akan kembali kepada kita, apa yang kita katakan, apa yang kita lakukan. Hidup kita secara sederhana adalah gambaran dari kelakuan yang kita perbuat.
PESAN MORAL:
Jika kamu ingin lebih banyak cinta dalam dunia,
maka ciptakanlah Cinta dalam Hatimu.
Jika Kamu ingin lebih berkemanpuan dalam timmu,
maka tingkatkanlah kemampuanmu,
"Hidup akan memberikan kembali kepadamu, apa yang telah kamu berikan kepadanya. Dalam segala hal."
Tampilkan postingan dengan label Corat-Coret. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Corat-Coret. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 26 Februari 2011
Solusi dari Masalah
kamu pernah merasa down dan terjatuh?” Begitu tanya seorang teman.Saya hanya bisa tersenyum menjawab pertanyaan tersebut. Sebuah pertanyaan kecil tapi sanggup memutar kembali tayangan kehidupan masa lalu saya. Yang saat ini masih tersimpan dalam memori. Yang saat ini masih menjadi kenangan dalam kehidupan saya. Ya, kenangan saat saya terjatuh, terpuruk. Lengkap, dalam urusahan bisnis, karir, persahabatan dan cinta tentunya.
Terjatuh adalah kamus kesedihan, dan kesedihan adalah bagian dari kehidupan. Mau tak mau kita mesti akrab dengannya. Menjadikannya bagian dari warna-warni kehidupan. Tak mudah memang untuk tabah ketika kita sedang terjatuh. Yang ada kita sering mencari biang kerok, mencari kambing hitam kenapa kita bisa terjatuh. Bahkan, pada saat demikian kita sering berkata “Ah Tuhan tidak adil”.
Kini, teman saya itu sedang terpuruk. Dan, tugas pertama saya hanyalah mendengarkan kisah hidupnya. Ternyata, setelah saya dengar baik-baik, keterpurukannya hanya sederhana saja. Tapi, yang namanya lagi terpuruk pastilah ada gelisah, ada resah, muncul ketakutan-ketakutan. Yang hasilnya berpengaruh pada kondisi kejiwaan seseorang. Ia menjadi begitu muram. Ia menjadi begitu sedih.
Tapi, saya sok bijak katakan. Kesedihan, memang hal umum. Semua orang mengalaminya. Tentang kesedihan ini, Rendra, penyair dasyat itu pernah menggambarkannya dengan apik dalam karyanya yang berjudul “Sajak Seorang Tua Kepada Istrinya”. Saya kutipkan sepenggal :
Aku tulis sajak ini untuk menghibur hatimu
...................
Kita tidaklah sendiri dan terasing dengan nasib kita
Kerna soalnya adalah hukum sejarah kehidupan.
Suka duka kita bukanlah istimewa
kerna setiap orang mengalaminya.
Hidup tidaklah untuk mengeluh dan mengaduh
Hidup adalah untuk mengolah hidup bekerja membalik tanah
memasuki rahasia langit dan samodra,
serta mencipta dan mengukir dunia.
Penggalan diatas rasanya memang tepat untuk direnungkan, khususnya bagi orang muda. Ketika api gelora, ketika api kemarahan masih begitu mudah tersulut. Membara, membakar apa saja. Namun, pada akhirnya yang ada hanyalah abu, kegelapan, kesuraman, kesedihan.
Kita tahu, banyak anak-anak muda yang kalah bertarung dengan hidup. Banyak yang sengaja terjun dari apartemen, loncat dari mall bertingkat atau gantung diri. Dan hasilnya adalah mati.
Saya kira memang tak ada pilihan bagi kita selain harus bangkit dari keterpurukan. Saya sendiri juga pernah mengalami sebuah keterpurukan. Dan benar-benar tak bisa mengandalkan siapapun. Bahkan, sahabat terbaik yang menjadi tempat untuk berbagi pun pergi. Disaat seperti itu, saya benar-benar menjadi paham bahwa jangan sekali-kali pernah bergantung pada orang lain.
Saat menghadapi masalah. Rasa-rasanya berat sekali sebab harus dipikul sendiri. Pada akhirnya, satu kunci yang benar-benar manjur adalah IMAN. Ya, selalu percaya bahwa Tuhan tidak pernah membiarkan diri kita sendirian.
Dari kesadaran ini, lantas saya menjadi paham bahwa sebenarnya tak perlu banyak membuang energi memikirkan masalah yang kita hadapi. Yang penting justru bagaimana solusi terbaik untuk keluar dari masalah itu. Itulah jawaban untuk keluar dari keterpurukan. Setelahnya, hati saya kembali damai, kembali nyaman dan kembali tersenyum.
Terjatuh adalah kamus kesedihan, dan kesedihan adalah bagian dari kehidupan. Mau tak mau kita mesti akrab dengannya. Menjadikannya bagian dari warna-warni kehidupan. Tak mudah memang untuk tabah ketika kita sedang terjatuh. Yang ada kita sering mencari biang kerok, mencari kambing hitam kenapa kita bisa terjatuh. Bahkan, pada saat demikian kita sering berkata “Ah Tuhan tidak adil”.
Kini, teman saya itu sedang terpuruk. Dan, tugas pertama saya hanyalah mendengarkan kisah hidupnya. Ternyata, setelah saya dengar baik-baik, keterpurukannya hanya sederhana saja. Tapi, yang namanya lagi terpuruk pastilah ada gelisah, ada resah, muncul ketakutan-ketakutan. Yang hasilnya berpengaruh pada kondisi kejiwaan seseorang. Ia menjadi begitu muram. Ia menjadi begitu sedih.
Tapi, saya sok bijak katakan. Kesedihan, memang hal umum. Semua orang mengalaminya. Tentang kesedihan ini, Rendra, penyair dasyat itu pernah menggambarkannya dengan apik dalam karyanya yang berjudul “Sajak Seorang Tua Kepada Istrinya”. Saya kutipkan sepenggal :
Aku tulis sajak ini untuk menghibur hatimu
...................
Kita tidaklah sendiri dan terasing dengan nasib kita
Kerna soalnya adalah hukum sejarah kehidupan.
Suka duka kita bukanlah istimewa
kerna setiap orang mengalaminya.
Hidup tidaklah untuk mengeluh dan mengaduh
Hidup adalah untuk mengolah hidup bekerja membalik tanah
memasuki rahasia langit dan samodra,
serta mencipta dan mengukir dunia.
Penggalan diatas rasanya memang tepat untuk direnungkan, khususnya bagi orang muda. Ketika api gelora, ketika api kemarahan masih begitu mudah tersulut. Membara, membakar apa saja. Namun, pada akhirnya yang ada hanyalah abu, kegelapan, kesuraman, kesedihan.
Kita tahu, banyak anak-anak muda yang kalah bertarung dengan hidup. Banyak yang sengaja terjun dari apartemen, loncat dari mall bertingkat atau gantung diri. Dan hasilnya adalah mati.
Saya kira memang tak ada pilihan bagi kita selain harus bangkit dari keterpurukan. Saya sendiri juga pernah mengalami sebuah keterpurukan. Dan benar-benar tak bisa mengandalkan siapapun. Bahkan, sahabat terbaik yang menjadi tempat untuk berbagi pun pergi. Disaat seperti itu, saya benar-benar menjadi paham bahwa jangan sekali-kali pernah bergantung pada orang lain.
Saat menghadapi masalah. Rasa-rasanya berat sekali sebab harus dipikul sendiri. Pada akhirnya, satu kunci yang benar-benar manjur adalah IMAN. Ya, selalu percaya bahwa Tuhan tidak pernah membiarkan diri kita sendirian.
Dari kesadaran ini, lantas saya menjadi paham bahwa sebenarnya tak perlu banyak membuang energi memikirkan masalah yang kita hadapi. Yang penting justru bagaimana solusi terbaik untuk keluar dari masalah itu. Itulah jawaban untuk keluar dari keterpurukan. Setelahnya, hati saya kembali damai, kembali nyaman dan kembali tersenyum.
Nasehat Pernikahan
1.Ketika akan menikah - jangan mencari istri, tapi carilah ibu bagi anak-anak kita. Janganlah mencari suami tapi carilah ayah bagi anak-anak kita.
2.Ketika melamar – Anda bukan sedang meminta kepada orang tua/wali si gadis, tetapi meminta kepada Allah melalui orangtua/wali si gadis.
3.Ketika akad nikah – Anda berdua bukan menikah di hadapan penghulu tetapi menikah di hadapan Allah.
4.Ketika resepsi pernikahan – catat dan hitung semua tamu yang datang untuk mendoakan anda, karena anda harus berfikir untuk mengundang mereka semua dan meminta maaf apabila anda berfikir untuk bercerai karena menyia-nyiakan doa mereka.sekallian itung isi amplop yang mereka bawa.....hehehehe
5.Sejak malam pertama – bersyukur dan bersabarlah, anda adalah sepasang anak manusia dan bukan sepasang malaikat.
6.Selama menempuh hidup berkeluarga – sadarilah bahwa jalan yang akan dilalui tidak melalui jalan bertabur bunga, tapi juga semak belukar yang penuh onak dan duri.
7.Ketika biduk rumah tangga oleng – jangan saling berlepas tangan, tapi sebaliknya justru semakin erat berpegang tangan.
8.Ketika belum memilki anak – cintailah istri atau suami anda 100%.
9.ketika telah memiliki anak – jangan bagi cinta anda kepada (suami) istri dan anak anda, tetapi cintailah istri atau suami anda 100% dan cintai anak-anak anda masing-masing 100%.
10.ketika ekonomi keluarga belum membaik – yakinlah bahwa pintu rizki akan terbuka lebar berbanding lurus dengan tingkat ketaatan suami dan istri.
11.Ketika ekonomi membaik – jangan lupa jasa pasangan hidup yang setia mendampingi kita semasa menderita.
12.Ketika anda adalah suami – boleh bermanja-manja kepada istri
tetapi jangan lupa untuk bangkit secara bertanggung jawab apabila istri membutuhkan pertolongan anda.
13.Ketika anda adalah istri – tetaplah berjalan dengan gemulai dan lemah lembut, tetapi selalu berhasil menyelesaikan semua pekerjaan.
14.Ketika mendidik anak – jangan pernah berpikir bahwa orang tua yang baik adalah orang tua yang tidak pernah marah kepada anak, karena orang tua yang baik adalah orang tua yang jujur kepada anak.
15.Ketika anak bermasalah – yakinilah bahwa tidak ada seorang anak pun yang mau bekerjasama dengan orangtua, yang ada adalah anak yang merasa tidak didengar oleh orang tuanya.
16.Ketika ada pil – jangan diminum cukuplah suami sebagai obat.
17.Ketika ada wil – jangan dituruti, cukuplah istri sebagai pelabuhan hati.
18.Ketika memilih potret keluarga – pilihlah potret keluarga sekolah yang berada dalam proses pertumbuhan menuju potret keluarga bahagia.
19.Ketika ingin langgeng dan harmonis – gunakanlah 7 k;
1. ketaqwaan
2. kasih sayang
3. kesetiaan
4. komunikasi dialogis
5. keterbukaan
6. kejujuran
7. kesabaran
http://www.facebook.com/?sk=messages&ref=mb#!/?page=3&sk=messages&tid=1483605766557
2.Ketika melamar – Anda bukan sedang meminta kepada orang tua/wali si gadis, tetapi meminta kepada Allah melalui orangtua/wali si gadis.
3.Ketika akad nikah – Anda berdua bukan menikah di hadapan penghulu tetapi menikah di hadapan Allah.
4.Ketika resepsi pernikahan – catat dan hitung semua tamu yang datang untuk mendoakan anda, karena anda harus berfikir untuk mengundang mereka semua dan meminta maaf apabila anda berfikir untuk bercerai karena menyia-nyiakan doa mereka.sekallian itung isi amplop yang mereka bawa.....hehehehe
5.Sejak malam pertama – bersyukur dan bersabarlah, anda adalah sepasang anak manusia dan bukan sepasang malaikat.
6.Selama menempuh hidup berkeluarga – sadarilah bahwa jalan yang akan dilalui tidak melalui jalan bertabur bunga, tapi juga semak belukar yang penuh onak dan duri.
7.Ketika biduk rumah tangga oleng – jangan saling berlepas tangan, tapi sebaliknya justru semakin erat berpegang tangan.
8.Ketika belum memilki anak – cintailah istri atau suami anda 100%.
9.ketika telah memiliki anak – jangan bagi cinta anda kepada (suami) istri dan anak anda, tetapi cintailah istri atau suami anda 100% dan cintai anak-anak anda masing-masing 100%.
10.ketika ekonomi keluarga belum membaik – yakinlah bahwa pintu rizki akan terbuka lebar berbanding lurus dengan tingkat ketaatan suami dan istri.
11.Ketika ekonomi membaik – jangan lupa jasa pasangan hidup yang setia mendampingi kita semasa menderita.
12.Ketika anda adalah suami – boleh bermanja-manja kepada istri
tetapi jangan lupa untuk bangkit secara bertanggung jawab apabila istri membutuhkan pertolongan anda.
13.Ketika anda adalah istri – tetaplah berjalan dengan gemulai dan lemah lembut, tetapi selalu berhasil menyelesaikan semua pekerjaan.
14.Ketika mendidik anak – jangan pernah berpikir bahwa orang tua yang baik adalah orang tua yang tidak pernah marah kepada anak, karena orang tua yang baik adalah orang tua yang jujur kepada anak.
15.Ketika anak bermasalah – yakinilah bahwa tidak ada seorang anak pun yang mau bekerjasama dengan orangtua, yang ada adalah anak yang merasa tidak didengar oleh orang tuanya.
16.Ketika ada pil – jangan diminum cukuplah suami sebagai obat.
17.Ketika ada wil – jangan dituruti, cukuplah istri sebagai pelabuhan hati.
18.Ketika memilih potret keluarga – pilihlah potret keluarga sekolah yang berada dalam proses pertumbuhan menuju potret keluarga bahagia.
19.Ketika ingin langgeng dan harmonis – gunakanlah 7 k;
1. ketaqwaan
2. kasih sayang
3. kesetiaan
4. komunikasi dialogis
5. keterbukaan
6. kejujuran
7. kesabaran
http://www.facebook.com/?sk=messages&ref=mb#!/?page=3&sk=messages&tid=1483605766557
5 Pihak Yang Dicurigai dari Pacar
Sering kita dengar seruan " Pacaran sebelum Nikah adalah Haram " .
Apa sih Hikmah dibalik Haramnya Pacaran sblm Nikah ?
Dengan Keterbatasan Ilmu, saya akan coba membuka rahasianya, Insya Allah.
5 PIHAK YANG DIRUGIKAN DARI PACARAN
Mang siapa aja sih yg dirugikan ? Kayaknya Dramatis Banget ya ?
ini cukup garis besarnya saja.
1. PIHAK WANITA YANG DIPACARI
Wanita itu Fisik & hatinya cenderung lebih lemah dari Laki2. Ingatlah, ketika berpacaran, lelaki bisa meninggalkan wanita kapanpun yg ia mau ( Karena Ikatanya cuma IKATAN SEMU ).
adapun komitmen cinta & rasa saling percaya, itu BUKAN Ikatan . Ketika Wanita itu disakiti maupun dinodai oleh pacarnya, apakah komitmen cinta & rasa saling percaya bisa dijadikan sebagai pembelaan bagi si wanita ? Klo lelakinya bilang " so What gitu loh ? Resiko ",
Nah Lo mau bilang apa ?
2.PIHAK PRIA YANG MEMACARI
Lelaki , terutama yg masih muda, adalah harapan bagi Masyarakatnya. dia dituntut bekerja, belajar, membangun Masyarakat yg maju & Produktif.
ketika berpacaran, dia sebenarnya sedang menjalani "IKATAN SEMU", dimana si wanita bebas meninggalkannya kapanpun.
kalau sudah begini, si lelaki tadi yg udah terlanjur Cinta Berat biasanya menjaga sekuat tenaga agar si Wanita tidak Kabur dari dirinya. Inilah mungkin yg membuat tmn2 kita yg masih pacaran HP nya berdering terus, bentar2 bunyi, tapi kalau dilihat isi pembicaraannya, kata2 nya gak jauh dari " udah makan belom ? " atau " yang, lagi ngapain ? ". Kebayang gimana klo lagi deadline waktu kerja, atau waktu Ujian kayak begini, gak banget deh !
Waktu2 Produktif yg harusnya dimanfaatkan dgn yg bermanfaat, dibuang utk yg gak berguna hanya sekedar menjaga "IKATAN SEMU". Gak tenang jadinya.(berat banget c ngomongnya...ky yang iya aja!!!!heheheh)
3.PIHAK ORTU SI WANITA YANG DIPACARI
Mungkin ada diantara kita yg Orangtuanya bangga anak perempuannya pacaran. Mungkin mereka belum sadar, bahwa ketika pacaran, sebenarnya anak perempuannya sedang "Dipinjam" .
naaah, yang namanya dipinjam, klo yg meminjamnya itu orang baik, akan dipulangkan dlm keadaan baik. tapi bagaimana klo yg meminjam itu pura2 baik, lalu ditengah jalan dirusak, lalu dipulangkan dalam keadaan HANCUR, Orangtua mana yang tidak akan Hancur hatinya ?
maaf Pak, Bu, klo sudah begini, masih bangga kalau anaknya jadi " BARANG PINJAMAN " ?
4.PIHAK YANG CEMBURU KEPADA PASANGAN TERSEBUT
Cemburu adalah Salah satu sifat Manusia, apalagi di negeri yg dimana laki2 & perempuan bercampur baur,saling mengenal tanpa batasan, perasaan suka thd lawan jenis lebih mudah hinggap.
Terbayangkah apabila anda ( Misalnya ) sedang berpacaran, lalu ada orang yg menyimpan rasa suka juga thd anda melihat anda sedang bermesraan ? oww...betapa sakitnya .
Ketika dia membuka Facebook anda, & dilihat olehnya ada kata2 mesra dari pacar anda, oww... betapa pedihnya.
Tapi dalam keadaan seperti itu, dia masih bisa menggantung harapan, karena anda belum nikah. ( udah Hatinya patah, DIGANTUNG LAGI !!! ).
Apalagi kalau yg cemburu kepada anda itu org yg bisa dibilang sholeh. tapi ketika melihat anda dengannya org tersebut berkata dalam hatinya "Kenapa harus dia ? kenapa bukan aku ? apakah aku kurang Sholeh ? atau karena aku terlalu sholeh ?. klo begini jadinya, apa masih bisa dibilang sholeh ?
dlm keadaan seperti ini anda tidak bisa melarang dia utk tidak cemburu, wong anda belum nikah kok. hati2, orang seperti ini bisa NEKAT !.
Kasihanilah mereka, mereka juga punya hak.
5.PIHAK MASYARAKAT
Dibebaskannya orang berpacaran mengakibatkan mudahnya pertemuan 2 pasang Insan. ini adalah jalan masuk bagi Prostitusi , seks bebas, Dll . orang akan melenggang bebas di jalan2 bersama pasangan ilegalnya, melakukan tawar menawar harga, dsb, kalau tertangkap, alasannya : Pacaran.
Prostitusi jelas meresahkan Masyarakat, bukan disini tempat menjelaskannya.
Mungkin masih banyak yg dirugikan.
http://www.facebook.com/?sk=messages&ref=mb#!/?page=3&sk=messages&tid=1590481973221
Apa sih Hikmah dibalik Haramnya Pacaran sblm Nikah ?
Dengan Keterbatasan Ilmu, saya akan coba membuka rahasianya, Insya Allah.
5 PIHAK YANG DIRUGIKAN DARI PACARAN
Mang siapa aja sih yg dirugikan ? Kayaknya Dramatis Banget ya ?
ini cukup garis besarnya saja.
1. PIHAK WANITA YANG DIPACARI
Wanita itu Fisik & hatinya cenderung lebih lemah dari Laki2. Ingatlah, ketika berpacaran, lelaki bisa meninggalkan wanita kapanpun yg ia mau ( Karena Ikatanya cuma IKATAN SEMU ).
adapun komitmen cinta & rasa saling percaya, itu BUKAN Ikatan . Ketika Wanita itu disakiti maupun dinodai oleh pacarnya, apakah komitmen cinta & rasa saling percaya bisa dijadikan sebagai pembelaan bagi si wanita ? Klo lelakinya bilang " so What gitu loh ? Resiko ",
Nah Lo mau bilang apa ?
2.PIHAK PRIA YANG MEMACARI
Lelaki , terutama yg masih muda, adalah harapan bagi Masyarakatnya. dia dituntut bekerja, belajar, membangun Masyarakat yg maju & Produktif.
ketika berpacaran, dia sebenarnya sedang menjalani "IKATAN SEMU", dimana si wanita bebas meninggalkannya kapanpun.
kalau sudah begini, si lelaki tadi yg udah terlanjur Cinta Berat biasanya menjaga sekuat tenaga agar si Wanita tidak Kabur dari dirinya. Inilah mungkin yg membuat tmn2 kita yg masih pacaran HP nya berdering terus, bentar2 bunyi, tapi kalau dilihat isi pembicaraannya, kata2 nya gak jauh dari " udah makan belom ? " atau " yang, lagi ngapain ? ". Kebayang gimana klo lagi deadline waktu kerja, atau waktu Ujian kayak begini, gak banget deh !
Waktu2 Produktif yg harusnya dimanfaatkan dgn yg bermanfaat, dibuang utk yg gak berguna hanya sekedar menjaga "IKATAN SEMU". Gak tenang jadinya.(berat banget c ngomongnya...ky yang iya aja!!!!heheheh)
3.PIHAK ORTU SI WANITA YANG DIPACARI
Mungkin ada diantara kita yg Orangtuanya bangga anak perempuannya pacaran. Mungkin mereka belum sadar, bahwa ketika pacaran, sebenarnya anak perempuannya sedang "Dipinjam" .
naaah, yang namanya dipinjam, klo yg meminjamnya itu orang baik, akan dipulangkan dlm keadaan baik. tapi bagaimana klo yg meminjam itu pura2 baik, lalu ditengah jalan dirusak, lalu dipulangkan dalam keadaan HANCUR, Orangtua mana yang tidak akan Hancur hatinya ?
maaf Pak, Bu, klo sudah begini, masih bangga kalau anaknya jadi " BARANG PINJAMAN " ?
4.PIHAK YANG CEMBURU KEPADA PASANGAN TERSEBUT
Cemburu adalah Salah satu sifat Manusia, apalagi di negeri yg dimana laki2 & perempuan bercampur baur,saling mengenal tanpa batasan, perasaan suka thd lawan jenis lebih mudah hinggap.
Terbayangkah apabila anda ( Misalnya ) sedang berpacaran, lalu ada orang yg menyimpan rasa suka juga thd anda melihat anda sedang bermesraan ? oww...betapa sakitnya .
Ketika dia membuka Facebook anda, & dilihat olehnya ada kata2 mesra dari pacar anda, oww... betapa pedihnya.
Tapi dalam keadaan seperti itu, dia masih bisa menggantung harapan, karena anda belum nikah. ( udah Hatinya patah, DIGANTUNG LAGI !!! ).
Apalagi kalau yg cemburu kepada anda itu org yg bisa dibilang sholeh. tapi ketika melihat anda dengannya org tersebut berkata dalam hatinya "Kenapa harus dia ? kenapa bukan aku ? apakah aku kurang Sholeh ? atau karena aku terlalu sholeh ?. klo begini jadinya, apa masih bisa dibilang sholeh ?
dlm keadaan seperti ini anda tidak bisa melarang dia utk tidak cemburu, wong anda belum nikah kok. hati2, orang seperti ini bisa NEKAT !.
Kasihanilah mereka, mereka juga punya hak.
5.PIHAK MASYARAKAT
Dibebaskannya orang berpacaran mengakibatkan mudahnya pertemuan 2 pasang Insan. ini adalah jalan masuk bagi Prostitusi , seks bebas, Dll . orang akan melenggang bebas di jalan2 bersama pasangan ilegalnya, melakukan tawar menawar harga, dsb, kalau tertangkap, alasannya : Pacaran.
Prostitusi jelas meresahkan Masyarakat, bukan disini tempat menjelaskannya.
Mungkin masih banyak yg dirugikan.
http://www.facebook.com/?sk=messages&ref=mb#!/?page=3&sk=messages&tid=1590481973221
Renungan. Bermanfaat banget buat kamu yang sedang punya masalah
Kehidupan manusia tentu tidak luput dari berbagai masalah atau ujian yang Allah berikan. Sebenarnya, bukan masalahnya yang menjadi Masalah. Namun bagaimana SIKAP kita saat masalah itu datang. Masalah dihadirkan sebagai ujian agar kita bisa bersabar dan bersyukur, serta sebagai peringatan agar kita selalu ingat dengan kebesaran Allah swt. Sehingga dengan berbagai masalah itulah yang akan membuat kita tetap berTAHAN dan lebih berTUHAN.
Jika kita memandang Dunia ini, ada banyak hal yang kelihatannya buruk dan kurang menyenangkan. Namun justru dari situlah lahir sesuatu yang luar biasa. Tumbuh- tumbuhan dapat tumbuh dengan subur, justru karena diberi pupuk yang bau. Mutiara yang indah berkilauan justru terbentuk dari zat- zat asing yang mengganggu dan masuk kedalam kerang. Sebuah kapal layar akan dapat melaju dengan kencang, jika ada ombak dan angin yang sangat besar. Seekor ikan akan berkembang dengan sangat baik jika berada di air yang mengalir dan menggelora.
Itulah proses kehidupan… Kadang sesuatu yang indah dibungkus dalam wadah atau tempat yang kurang mengenakkan. Namun dari situlah akan lahir sesuatu yang luar biasa. Sama hal nya dengan manusia. Seseorang yang dapat menempuh setiap ujian dalam episode kehidupan yang kadang menyakitkan, maka ia akan lebih mengenal dirinya sendiri dan lebih mengenal Tuhan, sehingga Ia akan paham tentang tujuan ia diciptakan di Dunia ini dan tahu apa saja yang harus dilakukan serta dipersiapkan saat ini.
Janganlah menyalahkan orang lain atas masalah yang sedang kita alami. Tapi intropeksi dirilah… Apakah kita sudah melakukan yang benar dan terbaik.? Memohonlah kepada Allah agar diberi kemudahan untuk mengatasi masalah yang kita hadapi. Maka, jangan membesar- besarkan masalah kita, sehingga kita LUPA membesarkan KEAGUNGAN ALLAH yang memberikan solusi dari setiap permasalahan yang sedang dihadapi.
Pada dasarnya, masalah yang datang bisa berarti 2 hal, yaitu bisa berarti UJIAN ataupun PERINGATAN. Jika kita senantiasa mendekatkan diri kepadaNya dan sudah melakukan yang terbaik, masalah atau kesulitan yang kita hadapi bisa merupakan UJIAN yang Allah berikan untuk menguji sampai sejauh mana keteguhan iman kita.
Sebagaimana rosulullah bersabda : Seseorang diuji menurut kadar agamanya. Kalau agamanya tipis (lemah) dia diuji sesuai dengan itu (ringan) dan bila imannya kokoh dia diuji sesuai itu (keras). Seorang diuji terus-menerus sehingga dia berjalan di muka bumi bersih dari dosa-dosa. (HR. Bukhari)
Dan masalah juga bisa berari PERINGATAN, jika kita mendapatkan suatu kesulitan setelah sebelumnya mungkin melakukan suatu perbuatan maksiat atau keburukan. Maka berterima kasihlah kepada Allah yang telah berbaik hati karena telah menegur dan mengingatkan kita agar dapat langsung kembali pada jalan yang benar.
Semakin besar keinginan kita, maka semakin kuat pula ujiannya. Ibarat sebuah menara yang menjulang tinggi, maka terpaan angin yang menerjangnya juga akan semakin besar. Tak jarang kesulitan hadir sebagai perpaduan antara PERINGATAN dan UJIAN. Hal ini bisa saja terjadi jika kita terlalu MENGEJAR DUNIA, sehingga lupa bersyukur dan melalaikan kehidupan akhirat yang jauh lebih utama. Maka Allah cenderung memberikan sedikit kesulitan dan rangkaian ujian untuk membimbing agar kita selalu ingat kepadaNya. Di balik itu semua, yakinlah bahwa setiap kesulitan pasti ada kemudahan yang begitu dekat.
Allah berfirman dalam Q.S An Nasyr 6- 8, “Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Maka apabila kamu telah selesai (dari suatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh- sungguh (urusan) yang lain, dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap”. Tahukah Anda URUSAN yang dimaksud..?
Urusan kita bukan hanya permasalahan pribadi yang sedang kita hadapi. Namun, urusan kita adalah juga membantu menyelesaikan masalah orang- orang di sekitar kita. Dengan kata lain, jika kita membantu masalah atau kesusahan yang sedang dialami orang lain. Maka urusan kita pun juga akan dimudahkan oleh Allah taala.
Dari Abdullah bin Umar ra, bahwa Rosulullah saw bersabda : "Seorang muslim dan lainnya adalah bersaudara, karenanya janganlah menganiaya saudaranya sendiri dan jangan membiarkannya tersiksa. Siapa saja yang memenuhi hajat saudaranya, maka Allah akan MEMENUHI HAJATNYA. Dan siapa saja yang MEMUDAHKAN KESULITAN ORANG LAIN, niscaya Allah akan melepaskan kesulitannya di hari Qiyamah. Dan barang siapa yang menutup aib orang lain, niscaya Allah menutupi aibnya di hari Qiyamah." (H.R Bukhari- Muslim).
Maka, masalah yang sedang kita alami sebenarnya adalah merupakan “tanda” yang Allah berikan. Mari buka hati dan buka mata… Kemudian lihatlah begitu banyak teman- teman kita yang sedang tertimpa masalah dan sangat membutuhkan bantuan dan perhatian kita. Bantulah mereka dengan ikhlas… Dan lihatlah apa yang terjadi dalam kehidupan kita saat kita berhasil membantu menyelesaikan masalah- masalah mereka. InsyaAllah masalah kita juga akan dimudahkan dan diberikan jalan keluar yang tidak disangka- sangka dengan kasih sayang Allah. Amiin…
Bagaimana dengan Anda..? Masalah yang Anda hadapi begitu kecil dihadapan Allah yang MAHA BESAR, lalu untuk apa masalah itu dibesar- besarkan..? Mintalah pertolongan kepada Allah, dan bantulah teman- teman kita yang sedang tertimpa masalah. Kemudian lihat apa yang terjadi…
Jika kita memandang Dunia ini, ada banyak hal yang kelihatannya buruk dan kurang menyenangkan. Namun justru dari situlah lahir sesuatu yang luar biasa. Tumbuh- tumbuhan dapat tumbuh dengan subur, justru karena diberi pupuk yang bau. Mutiara yang indah berkilauan justru terbentuk dari zat- zat asing yang mengganggu dan masuk kedalam kerang. Sebuah kapal layar akan dapat melaju dengan kencang, jika ada ombak dan angin yang sangat besar. Seekor ikan akan berkembang dengan sangat baik jika berada di air yang mengalir dan menggelora.
Itulah proses kehidupan… Kadang sesuatu yang indah dibungkus dalam wadah atau tempat yang kurang mengenakkan. Namun dari situlah akan lahir sesuatu yang luar biasa. Sama hal nya dengan manusia. Seseorang yang dapat menempuh setiap ujian dalam episode kehidupan yang kadang menyakitkan, maka ia akan lebih mengenal dirinya sendiri dan lebih mengenal Tuhan, sehingga Ia akan paham tentang tujuan ia diciptakan di Dunia ini dan tahu apa saja yang harus dilakukan serta dipersiapkan saat ini.
Janganlah menyalahkan orang lain atas masalah yang sedang kita alami. Tapi intropeksi dirilah… Apakah kita sudah melakukan yang benar dan terbaik.? Memohonlah kepada Allah agar diberi kemudahan untuk mengatasi masalah yang kita hadapi. Maka, jangan membesar- besarkan masalah kita, sehingga kita LUPA membesarkan KEAGUNGAN ALLAH yang memberikan solusi dari setiap permasalahan yang sedang dihadapi.
Pada dasarnya, masalah yang datang bisa berarti 2 hal, yaitu bisa berarti UJIAN ataupun PERINGATAN. Jika kita senantiasa mendekatkan diri kepadaNya dan sudah melakukan yang terbaik, masalah atau kesulitan yang kita hadapi bisa merupakan UJIAN yang Allah berikan untuk menguji sampai sejauh mana keteguhan iman kita.
Sebagaimana rosulullah bersabda : Seseorang diuji menurut kadar agamanya. Kalau agamanya tipis (lemah) dia diuji sesuai dengan itu (ringan) dan bila imannya kokoh dia diuji sesuai itu (keras). Seorang diuji terus-menerus sehingga dia berjalan di muka bumi bersih dari dosa-dosa. (HR. Bukhari)
Dan masalah juga bisa berari PERINGATAN, jika kita mendapatkan suatu kesulitan setelah sebelumnya mungkin melakukan suatu perbuatan maksiat atau keburukan. Maka berterima kasihlah kepada Allah yang telah berbaik hati karena telah menegur dan mengingatkan kita agar dapat langsung kembali pada jalan yang benar.
Semakin besar keinginan kita, maka semakin kuat pula ujiannya. Ibarat sebuah menara yang menjulang tinggi, maka terpaan angin yang menerjangnya juga akan semakin besar. Tak jarang kesulitan hadir sebagai perpaduan antara PERINGATAN dan UJIAN. Hal ini bisa saja terjadi jika kita terlalu MENGEJAR DUNIA, sehingga lupa bersyukur dan melalaikan kehidupan akhirat yang jauh lebih utama. Maka Allah cenderung memberikan sedikit kesulitan dan rangkaian ujian untuk membimbing agar kita selalu ingat kepadaNya. Di balik itu semua, yakinlah bahwa setiap kesulitan pasti ada kemudahan yang begitu dekat.
Allah berfirman dalam Q.S An Nasyr 6- 8, “Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Maka apabila kamu telah selesai (dari suatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh- sungguh (urusan) yang lain, dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap”. Tahukah Anda URUSAN yang dimaksud..?
Urusan kita bukan hanya permasalahan pribadi yang sedang kita hadapi. Namun, urusan kita adalah juga membantu menyelesaikan masalah orang- orang di sekitar kita. Dengan kata lain, jika kita membantu masalah atau kesusahan yang sedang dialami orang lain. Maka urusan kita pun juga akan dimudahkan oleh Allah taala.
Dari Abdullah bin Umar ra, bahwa Rosulullah saw bersabda : "Seorang muslim dan lainnya adalah bersaudara, karenanya janganlah menganiaya saudaranya sendiri dan jangan membiarkannya tersiksa. Siapa saja yang memenuhi hajat saudaranya, maka Allah akan MEMENUHI HAJATNYA. Dan siapa saja yang MEMUDAHKAN KESULITAN ORANG LAIN, niscaya Allah akan melepaskan kesulitannya di hari Qiyamah. Dan barang siapa yang menutup aib orang lain, niscaya Allah menutupi aibnya di hari Qiyamah." (H.R Bukhari- Muslim).
Maka, masalah yang sedang kita alami sebenarnya adalah merupakan “tanda” yang Allah berikan. Mari buka hati dan buka mata… Kemudian lihatlah begitu banyak teman- teman kita yang sedang tertimpa masalah dan sangat membutuhkan bantuan dan perhatian kita. Bantulah mereka dengan ikhlas… Dan lihatlah apa yang terjadi dalam kehidupan kita saat kita berhasil membantu menyelesaikan masalah- masalah mereka. InsyaAllah masalah kita juga akan dimudahkan dan diberikan jalan keluar yang tidak disangka- sangka dengan kasih sayang Allah. Amiin…
Bagaimana dengan Anda..? Masalah yang Anda hadapi begitu kecil dihadapan Allah yang MAHA BESAR, lalu untuk apa masalah itu dibesar- besarkan..? Mintalah pertolongan kepada Allah, dan bantulah teman- teman kita yang sedang tertimpa masalah. Kemudian lihat apa yang terjadi…
Jangan Pernah Kau salahkan CINTA
Mulai hari ini, jangan pernah kau salahkan cinta, jangan pula kau salahkan waktu.Karena semua itu adalah sebuah proses kehidupan yang harus kita lewati bersama. Engkau juga jangan salahkan pertemuan itu. Apalagi mempertanyakan mengapa semua harus berakhir, sekali lagi aku katakan itu semua adalah sebuah proses kehidupan yang berlaku pada semua orang.
Tanpa itu semua kita tidak akan dapat merasakan indahnya sebuah cinta yang sebenarnya. Dan bila kita pernah mengalami sakitnya kehilangan sebuah cinta. Kita akan mencoba berusaha untuk menjaga cinta dengan kekuatan yang kita miliki. Agar cinta ini tidak pernah hilang untuk kedua kalinya.
Simpanlah apa yang pernah ia berikan, dan jangan pernah engkau sebutkan lagi. Karena bila engkau sebut, maka sakitnya cinta itu akan terasa semakin dalam. Engkau seperti melayang tak berpegangan. Engkau akan seperti orang yang kalah dalam sebuah pertandingan. Ingatlah itu sayang.
Engkau tidak sendirian. Selain engkau juga ada yang pernah didera oleh cinta. Batinnya merasa tersiksa. Hatinya hancur dalam sebuah kepingan yang berserakan. Tertipu oleh indahnya sebuah fatamorgana yang menjanjikan sebuah angin kebahagiaan.
Jadilah seorang yang tegar! Mampu menantang datangnya sang ombak. Jangan pernah kau terjebak dengan balutan kenangan yang memabukan. Tak selamanya air matamu itu selalu kau jatuhkan setiap kau ingat kata-kata manisnya. Tak selamanya batinmu remuk setiap kali kau mengingat lembaran-lembaran asmaramu yang telah usang. Engau bukanlah seorang pecundang, tetapi kau seorang pejuang sejati.
Ingat! Jangan pernah kau salahkan cinta. Karena cinta tak pernah bersalah. Cinta adalah anugerah dari Tuhan yang harus kita pelihara dengan sebaik-baiknya.
Tanpa itu semua kita tidak akan dapat merasakan indahnya sebuah cinta yang sebenarnya. Dan bila kita pernah mengalami sakitnya kehilangan sebuah cinta. Kita akan mencoba berusaha untuk menjaga cinta dengan kekuatan yang kita miliki. Agar cinta ini tidak pernah hilang untuk kedua kalinya.
Simpanlah apa yang pernah ia berikan, dan jangan pernah engkau sebutkan lagi. Karena bila engkau sebut, maka sakitnya cinta itu akan terasa semakin dalam. Engkau seperti melayang tak berpegangan. Engkau akan seperti orang yang kalah dalam sebuah pertandingan. Ingatlah itu sayang.
Engkau tidak sendirian. Selain engkau juga ada yang pernah didera oleh cinta. Batinnya merasa tersiksa. Hatinya hancur dalam sebuah kepingan yang berserakan. Tertipu oleh indahnya sebuah fatamorgana yang menjanjikan sebuah angin kebahagiaan.
Jadilah seorang yang tegar! Mampu menantang datangnya sang ombak. Jangan pernah kau terjebak dengan balutan kenangan yang memabukan. Tak selamanya air matamu itu selalu kau jatuhkan setiap kau ingat kata-kata manisnya. Tak selamanya batinmu remuk setiap kali kau mengingat lembaran-lembaran asmaramu yang telah usang. Engau bukanlah seorang pecundang, tetapi kau seorang pejuang sejati.
Ingat! Jangan pernah kau salahkan cinta. Karena cinta tak pernah bersalah. Cinta adalah anugerah dari Tuhan yang harus kita pelihara dengan sebaik-baiknya.
Biarkanlah Aku menjadi diriku Sendiri
Sejujurnya aku hanya ingin menjadi diriku sendiri
Tak ingin kemunafikan menyelimuti jiwa ku
Apakah kalian bisa mengerti??
Aku bukan malaikat tanpa dosa. Aku hanya manusia yang penuh dengan buih buih dosa
Aku hanya ingin menjadi diri ku sendiri. Menemukan jalan ku sendiri
Aku berubah??
Tidak..
Aku tetaplah yang dulu. Kalian hanya tak pernah mengenalku
Kalian hanya ingin aku menjadi yg kalian inginkan. Menjadi sebaik yang kalian ingin kan
Itu membuat ku menjadi orang lain,,bukan diriku sebenarnya
Kalian akan menerimaku apa ada nya?
Kalian bohong.... Aku mencoba menunjukkan siapa diriku
Tapi...kalian menhujat ku dengan beribu ucapan
Kalian tahu..aku sakit
Tapi aku diam...Kalian begitu berarti
Aku tahu kalian tak mungkin menerima ku apa ada nya
Aku menjauh bukan karena membenci kalian
Tapi kalian hanya tak bisa menerimaku apa adanya..
tolong jangan egois menjadikan aku seperti yang kalian inginkan.
Aku hanya ingin menjadi diriku sediri. Kalian menghujat ku, hanya karena aku tak menjadi kalian mau. Kumohon,,
biarlah aku sendiri sampai pada waktu nya aku bisa berhadapan dengan kalian, dan kalian bisa menerima ku apa ada nya.
Tak ingin kemunafikan menyelimuti jiwa ku
Apakah kalian bisa mengerti??
Aku bukan malaikat tanpa dosa. Aku hanya manusia yang penuh dengan buih buih dosa
Aku hanya ingin menjadi diri ku sendiri. Menemukan jalan ku sendiri
Aku berubah??
Tidak..
Aku tetaplah yang dulu. Kalian hanya tak pernah mengenalku
Kalian hanya ingin aku menjadi yg kalian inginkan. Menjadi sebaik yang kalian ingin kan
Itu membuat ku menjadi orang lain,,bukan diriku sebenarnya
Kalian akan menerimaku apa ada nya?
Kalian bohong.... Aku mencoba menunjukkan siapa diriku
Tapi...kalian menhujat ku dengan beribu ucapan
Kalian tahu..aku sakit
Tapi aku diam...Kalian begitu berarti
Aku tahu kalian tak mungkin menerima ku apa ada nya
Aku menjauh bukan karena membenci kalian
Tapi kalian hanya tak bisa menerimaku apa adanya..
tolong jangan egois menjadikan aku seperti yang kalian inginkan.
Aku hanya ingin menjadi diriku sediri. Kalian menghujat ku, hanya karena aku tak menjadi kalian mau. Kumohon,,
biarlah aku sendiri sampai pada waktu nya aku bisa berhadapan dengan kalian, dan kalian bisa menerima ku apa ada nya.
Langganan:
Postingan (Atom)